Cara Menilai Sound Qualiti Sebuah System

Penilaian terhadap kualitas atau Sound Quality (SQ) sering kali menimbulkan perdebatan dikalangan sound engineer. Tetapi sebenarnya hal itu terjadi karena parameter atau acuan dalam kriteria penilaian. Ada banyak parameter penilaian yang bisa dipakai untuk mengukur hasil desain sebuah sistem. Dimana hal ini juga ditentukan oleh "Besarnya area dan jenis peralatan yang digunakan". Tapi secara garis besar, kita dapat menguji sebuah sistem (atau juga dimungkinkan untuk menguji masing-masing peralatan yang dipakai). 

Kriteria yang berhubungan dengan standar Frequensi antara 20Hz sampai 20KHz.

1. RESPON FREQUESI
Hampir semua seluruh keras sound system haruslah telah teruji kemampuan dalam menghasilkan suara. Cukup dengan memberikan sebuah sumber suara melalui signal generator suara atau pink nois, maka kita dapat mebuktikan kemampuan peralatan melalui spektrum RTA (Real Time Spectrum Analyzer).


2. FREQUENSY GAIN BALANCING 
(Keseimbangan penguatan disemua frequensi yang dihasilkan).
Bila kita cermati, dalam sistem satu atau beberapa frequensi dengan karakter tertentu yang terus menonjol dibanding yang lain. Maka dapat dipastikan bahwa telah terjadi ketidakseimbangan penguatan (gain) di frequensi tertentu atau pemilihan produk yang salah.


3. COHERENCE 
(Keterkaitan antara frequensi yang dihasilkan speaker sub dan speaker full reange).
Sebagai contoh pada sistem 4-way, dimana terdapat proses pemisahan frequensi kerja antara hi-mid low sub. Bila dari ke-4 kelompok kerja frequensi itu tidak mampu menyatu, maka akan terjadi 2 kemungkinan : Hilangnya karakter frequensi antara peralihan kelompok pemisahan tersebut. Terjadi pengutan/boosting frequensi pembatasnya.


4. OVERALL SUBSONIC and ULTRASONIC PERFORMANCE
Kemantapan speaker dalam menghasilkan sub dan low frequensi. Bisakah membahana, didengar atau dirasakan keseluruh area???. Sebab kita tau karakter dari frequensi rendah ini adalah mampu didengar dan getarannya mampu dirasakan. Kepiawaian gemercing simbal, desah frequensi tinggi bahkan hembusan nafas penyanyi dapat diciptakan dalam sound system kita.


Karakter Yang Berhubungan dengan Karakter Suara

1. CLARITY and DETAIL
Clarity adalah terang dan bersih. 
Jadi bila diartikan dalam penilaian suara, maka kita mampu mendengarkan berbagai suara dengan terang dan bersih, tanpa terkesan campur-aduk. Kita bisa mengambil contoh, level keras dari irama yang rancak sekalipun, kita masih dapat mencermati sangat jelas jenis suara dari dum set, keyboar, gitar melodi, bass, vokal, dan sebagainya.


2. NATURAL and SPEECH INTELLIGIBILITY 
(Kejelasan vokal suara).
Mampukah sistem kita menghasilkan suara sebuah akustik piano atau gitar akustik dengan baik, tanpa terkesan metalik? Kealamiahan hasil suara dari bermacam-macam sumber suara yang telah dipadukan ,akan membentuk suatu kwalitas suara yang baik dan alami. Kejelasan vokal suara khususnya manusia akan menjadiakan makna lagu dan pesan yang diberikan melalui lagu tersebut bisa diterima penikmat sound dan musik.


3. EAR FATIGUE 
(Melelahkan pendengaran sakit ditelinga)
Sering muncul komentar dari pendengar, "sound system-nya sakit di telinga". Sebenarnya yang terjadi adalah frequensi yang dihasilkan dari sistem kita telah terjadi pengutan ketajaman di sekitar mid-high hingga frequensi hi. Dampaknya akan menyakitkan atau menusuk telinga. Ini akan sangat melelahkan telinga dan tidak betah mendengarkan lebih lama.


4. DYNAMIC SOUND ABILITY and STABILITY 
(Kemampuan dan kesetabilan dinamika suara sistem tata suara)
Ada beberapa dalam design sound pro yang menyangkut dinamika suara;-Playback system memiliki dinamika suara yang sudah diatur di dapur rekaman, sehingga teratur dan proposonal. Live show memiliki dinamika yang luar biasa, sebab banyaknya hentakan sumber suara, khusus drum set dan bass gitar.
Jadi jelasnya pada proses "live show" terdapat perbedaan range yang sangat besar antara sinyal suara pelan dan sinyal keras dalam tempo yang cepat (inilah dinamika). Jika desain sistem kita tidak memiliki kemampuan dan kesetabilan dalam merespon dinamika suara yang besar, niscaya kemungkinan terjadi kerusakan di power amplifier dan speaker pasti terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar